Tujuan Imperialisme

Tujuan Imperialisme

Tujuan Imperialisme

  1. Imperialisme Kuno

Muncul pada kurang lebih 1500 M, berlangsung pada zaman kuno sampai zaman pertengahan. Imperialisme ini lebih menekankan pada perluasan wilayah yang diolakukan suatu negara terhadap negara atau daerah lain. Imperialisme kuno mempunyai semboyan gold “memupuk kekayaan”, gospel “menyebarkan agama” dan glory “mencapai kekayaan”. Sebagai contoh, Spanyol dan Portugis yang melakukan penjelajahan samudra serta menguasai daerah baru, mengumpulkan kekayaan dan menyebarkan agama oleh para misionaris yang turut dalam pelayaran tersebut.


  1. Imperialisme Modern

Berlangsung pada awal terjadinya Revolusi Industri (1500 M) sampai akhir perang dunia 2 (1942), tujuan imperialisme modern didasari oleh keinginan negara penjajah untuk mengembangkan perekonomiannya. Mereka membangun industri secara besar-besaran yang memerlukan bahan mentah serta daerah untuk memasarkan hasil industrinya. Hal ini menyebabkan adanya usaha untuk mencari daerah jajahan. Negara yang menjadi pelopor imperialisme modern ialah inggris (sebagai pelaksana Revolusi industri).


  1. Imperialisme Ultramodern (Neokolonialisme)

Tujuan imperialisme ini lebih menekankan pada penguasaan mental, ideologi dan psikologi. Imperialisme ini berlangsung setelah perang dunia 2 sampai dengan sekarang.


Baca Juga :