Terapkan Sistem Antri, Memperlancar Proses PPDB

Terapkan Sistem Antri, Memperlancar Proses PPDB

Terapkan Sistem Antri, Memperlancar Proses PPDB

Terapkan Sistem Antri, Memperlancar Proses PPDB

Hari pertama proses pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) ting­kat SMP

di Kabupaten Bandung ramai peminat, pelaksanaan berjalan tertib dan lancar. Sebab, para pendaftar sudah menda­patkan nomor antrian sebelum­nya.

Kepala SMPN 1 Soreang Usman Ali mengatakan, proses pendaf­taran PPDB hari pertama berja­lan dengan lancar. Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, pihaknya menerapkan system nomor antrian.

”Alhamdulillah hari pertama lancar, karena para orangtua siswa mengikuti arahan dari para panitia PPDB. Untuk proses pendafataranya, kami menerima pendaftaran 150 per hari, setiap orangtua siswa dibatasi nomor anterin yang disediakan panitia,” ka­tanya saat ditemui di SMPN 1 Soreang, kemarin (1/7).

Menurut Usman, dengan ada­nya system zonasi pemerintah kabupaten Bandung berharap untuk menghilangkan manted sekolah negeri. Oleh karena itu, dengan sistem tersebut semua sekolah akan merata dan sama. Sesuai dengan aturan yang su­dah ditetapkan dan sudah di­sosialisasikan kepada masyara­kat, SMPN 1 Soreang memliki daya tampung 11 rombel.

”Sesuai Permendiknas, Per­bup Bandung tentang sistem PPDB. SMPN 1 Soreang

me­nerapkan sistem zonasi, 80 persen jalur zonasi, 15 persen jalur prestasi dan 5 persen jalur perpindahan orangtua. Kuota yang akan diterima di sini sebanyak 11 rombel,” akunya.

Usman menjelaskan, pemerin­tah menerapkan sistem tersebut, untuk meningkatkan kualitas pendidikan menghilangkan maented negeri. Sehingga, ma­syarakat tahu kalau sekolah itu sama. Dengan menerapkan sistem zonasi, bagi sekolah juga merupakan tantangan untuk lebih meningkatkan kualitas yang memiliki output bagi peserta didik.

”Ini adalah sebuah tantan­gan bagi setiap sekolah dalam mengajar setiap muridnya. Dengan sistem ini, semua murid dengan nilai bervaria­tif bisa diterima semuanya, Mudah-mudahan dengan masuknya ke SMPN 1 Soreang murid yang memiliki nilainya biasa saja bisa memiliki out­put yang sangat bagus,” tu­turnya.

Pantauan di SMPN 1 Soreang, Senin (1/7/2019), sudah sejak pagi sejumlah orangtua siswa

bersama anaknya berbondong-bondong untuk mendaftarkan anaknya. Mereka tidak perlu menunggu lama, sebab sudah memiliki nomor antrian yang didapat sehari sebelumnya.

”Datang kesini Pukul 06.30 WIB, pendaftaran dibuka Pu­kul 07.00 WIB. Saya dapat nomor urut pendaftaran 147. Tapi tidak lama menunggu, sebab pendafataran dibatasi setiap harinya,” kata salah satu orang tua siswa yang mendaftar di SMPN 1 Soreang.

Usai mendapatkan nomor pendaftaran, para orang tua siswa langsung memberikan berkas kepada petugas untuk diinput ke komputer.

”Saya daftarin anak saya melalui jalur zonasi murni. Jarak antara rumah dan se­kolah sekitar 670 meter,” aku­nya.

 

Baca Juga :