Selain untuk PPDB, Inilah 3 Tujuan Zonasi yang Lain

Selain untuk PPDB, Inilah 3 Tujuan Zonasi yang Lain – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Sekjen Kemendikbud) Didik Suhardi menyampaikan bahwa sistem zonasi bukan hanya diterapkan buat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Persoalan zonasi ini disampaikan Didik pada program Lokakarya Peningkatan Motivasi dan Kerja Sama Sumber Daya Manusia, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/10/2018).

1. Pemerataan kualitas pendidikan

Ia menuturkan, zonasi adalah suatu kebijakan untuk mempercepat aplikasi pemerataan kualitas pendidikan di semua Tanah Air. Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menyampaikan, Kemendikbud memfokuskan sistem zonasi pada daerah yang belum mempunyai sekolah berkualitas.

Didik balik menegaskan bahwa zonasi bukan hanya untuk PPDB, melainkan buat keseluruhan program yg tujuan utamanya mewujudkan percepatan pemerataan kualitas pendidikan pada Indonesia, dari jenjang PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah pertama, Sekolah Menengah Atas, SMK, maupun pendidikan rakyat.

2. Menciptakan banyak sekolah favorit

“Sistem zonasi kita fokuskan untuk wilayah-daerah yg pada zonasi itu tidak terdapat sekolah yang berkualitas. Tapi ini masih digodok belum selesai,” ungkapnya.

Didik menambahkan, Kemendikbud wajib menciptakan lebih banyak lagi sekolah favorit, dengan menerapkan acara interferensi dalam peningkatan pendidikan.

“Tentu dengan zonasi nanti harapannya sekolah favorit itu ada pada setiap zonasi, bukan hanya pada tempat-loka eksklusif. Di seluruh zonasi harapannya adalah sekolah favorit. Tentu kita akan mempercepat pada setiap zona ini ada sekolah yg berkualitas. Jadi sekolah kualitas itu terdapat pada mana-mana,” ungkap Didik.

3. Peningkatan kualitas pengajar

“Makanya diharapkan program intervensi. Intervensi mampu dalam bentuk acara peningkatan kualitas guru, peningkatan wahana prasarana, pemugaran proses belajar mengajar, pemugaran kegiatan kesiswaan, dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Didik, harus ada hegemoni terhadap sekolah-sekolah, yakni sekolah mana saja yg telah mendekati Standar Nasional Pendidikan (SNP). “Dan itu yg akan diintervensi sebagai akibatnya terdapat sekolah mengagumkan di setiap zona,” tuturnya.

Ia menuturkan, jika masyarakat ingin mengakses titik zonasi, sanggup mengunjungi page spesifik, yaitu zonamutu.Data.Kemdikbud.Go.Id.

Zonasi ini nantinya akan ditetapkan bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, bukan hanya sang pemerintah pusat.

Sumber: Www.Sekolahan.Co.Id