Sejarah Asesmen

Sejarah Asesmen

Sejarah Asesmen

Kegiatan asesmen muncul

pertama kali di China pada tahun 206 sebelum masehi ketika dinasti Han memperkenalkan ujian untuk membantu proses seleksi pegawai kerajaan. Pada tahun 822 setelah masehi dinasti Tang melaksanakan ujian tertulis bagi calon pegawai kerajaan, ujian itu berlangsung selama beberapa hari dan yang lulus mencapai 2%, calon pegawai yang berhasil kemudian diberikan asesmen lisan oleh raja.

Di Eropa, ujian yang digunakan selama abad pertengahan digunakan untuk membantu seleksi calon pendeta dan kesatria, dan anak-anak sekolah di uji pengetahuan tentang katekismus. Universitas Paris pertama kali memperkenalkan ujian forma selama abad 12. Ujian itu adalah perselisihan tentang teologi. Pada tahun 1974an, Universitas Cambridge mulai menggunakan ujian lisan untuk membandingkan peserta didik, sama dengan ujian yang diselenggarakan oleh dinasti Han di China. Selama abad ke 18, Universitas Cambridgedan Oxford mulai menguji kemampuan matematika kepada peserta didiknya dengan menggunakan ujian tertulis kemudian menggunakan kertas untuk asesmen pada semua mata kuliah.

Amerika Serikat memperkenalkan ujian tertulis pada pada tahun 1830an dalam upaya mengurangi subjektivitas asesmen. Horace Mann memperkenalkan ujian tertulis di Boston Public School untuk membandingkan kinerja sekolah. Walaupun demikian, kontribusi utama Amerika Serikat dalam sejarah ujian itu dating selama perang dunia pertama ketika Angkatan Bersenjata Amerika Serikat memperkenalkan tes IQ berskala besar untuk mengangkat sejumlah besar calon prajurit yang akan menduduki jabatan di Angkatan Bersenjata. The Army Alpha, sebagaimana yang telah dikenal, merupakan pertanyaan pilihan ganda dan diterapkan pada dua juta calon prajurit.


Sumber: https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/seva-mobil-bekas/