Rekomendasi Senjata di PUBG Mobile Paling Mematikan, DMR hingga LMG

Rekomendasi Senjata di PUBG Mobile Paling Mematikan, DMR hingga LMG

 

Rekomendasi Senjata di PUBG Mobile Paling Mematikan, DMR hingga LMG

Rekomendasi Senjata di PUBG Mobile Paling Mematikan, DMR hingga LMG

Player Unknown’s Battle Ground (PUBG) merupakan game yang sudah lama dikenal oleh gamer pecinta battle royale. Sejajar dengan Apex Legends, Fortnite, dan Free Fire, pemain akan saling bunuh untuk bisa ‘makan malam pakai ayam’ dalam dua mode, First Person Perspective (FPP) maupun Third Person Perspective (TPP).

Setelah sukses menghadirkan game untuk pengguna PC, PUBG pun merilis versi mobile-nya. Sejak dirilis pada Maret 2018, PUBG Mobile langsung sukses di pasaran. Game terbitan Tencent Games ini mendapat penghargaan dari Google Play sebagai Game Terbaik 2018. Hingga kini, PUBG Mobile telah diunduh lebih dari 100 juta kali.

Di PUBG Mobile, para pemain akan bertahan hidup sambil saling mempertahankan diri masing-masing. 100 orang pemain akan saling bunuh menggunakan berbagai macam senjata yang telah disebar di berbagai tempat dalam peta. Senjata ini terdiri dari berbagai kategori: melee, pistol, shotgun, SMG, assault riffle, sniper riffle, DMR, dan LMG.

Masing-masing senjata mempunyai kelebihan dan kekurangan. Berikut rekomendasi senjata per kategori yang efektif digunakan untuk membunuh musuh dengan lebih mudah:

Baca juga: Tips Memilih Muzzle Attachment Senjata di PUBG Mobile

Melee

Kategori ini memiliki sedikit variasi senjata, seperti Cowbar dan Machete, dan Sickle. Namun, yang memiliki daya hancur paling tinggi adalah Pan.

Pan biasanya disebut teflon di dunia nyata, termasuk dalam kategori melee yang digunakan untuk menyerang musuh. Selain itu, Pan juga ampuh berfungsi sebagai pertahanan terampuh pemain. Tidak ada peluru jenis apa pun yang bisa menembus senjata ini.

Pistol

Kategori ini lebih bervariasi. Setelah update Season 8, Tencent mengeluarkan pistol jenis terbaru, yaitu Skorpion. Pistol ini berhasil menggeser P18c sebagai pistol yang paling sering digunakan.

P18c memiliki firing rate yang sedikit lebih tinggi dibanding Skorpion. Namun, Skorpion bisa disematkan dengan berbagai attachment yang menambah performa senjata. Sehingga, Skorpion masih lebih baik dibanding P18c.

Akan tetapi, pistol tidak menyebabkan banyak damage, dan seringkali tidak menjadi pilihan. Pistol biasanya hanya dipakai ketika pemain tidak mendapat senjata lain yang lebih besar.

Baca juga: Game Survival PC Populer di Steam, PUBG hingga Dead by Daylight

Shotgun

Shotgun sangat ampuh untuk pertempuran jarak dekat. Daya hancur yang diberikan oleh senjata kategori ini lebih tinggi dibanding senjata kategori lainnya. Sebab, dalam sekali menarik pelatuk, shotgun shell yang ditembakkan akan terbagi hingga ke 9 peluru sekaligus.

S12K merupakan senjata terbaik di kategori ini. Shotgun ini memiliki firing rate paling tinggi, dengan kapasitas magasin yang paling tinggi, hingga 10 peluru.

Selain itu, S12K juga tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan pengisian ulang. S12K merupakan satu-satunya shotgun yang dapat dipasangi quick draw magazine, yang membuat waktu reload lebih cepat.

Sub-Machine Gun (SMG)

Karakteristik senjata kategori ini adalah memiliki firing rate yang tinggi. Dari segi ini, MicroUzi adalah juaranya. MicroUzi dapat menembakkan 25 peluru dalam waktu kurang dari 1 detik.

Namun, cepat saja tidak cukup. Dari segi efektivitas, UMP9 bisa dibilang yang terbaik di kategori ini. Tidak seperti MicroUzi yang tidak bisa dipasangi scope, UMP9 lebih fleksibel. Selain bisa dipasang hingga scope 6x, UMP bisa dipasangi pucukan dan magasin ekstra. Attachment ini membuat senjata lebih stabil saat menembak dan membuat jarak pandang menjadi lebih jauh.

Baca juga: Tips Memilih Grip Attachment untuk Senjata di PUBG Mobile

Assault Riffle (AR)

Senjata-senjata jenis ini merupakan senjata yang paling banyak digunakan untuk melakukan penyerbuan dibanding SMG. Selain memiliki daya hancur dan yang lebih tinggi, AR memiliki firing rate dan firing speed yang tinggi. Kapasitasnya pun besar, 30 peluru yang bisa ditambah hingga 40 peluru menggunakan magasin tambahan.

Pada kategori ini, senjata yang kerap digunakan juga bervariasi, tergantung kecocokan masing-masing. Tapi, secara

umum dan di luar senjata air-drop, M416 merupakan yang paling banyak dipakai. M416 dengan full attachment menawarkan kemampuan menembak yang prima. Kombinasi kompensator, vertical grip, magasin tambahan dan tactical stock akan membuat senjata ini lebih mematikan.

Sedangkan, secara keseluruhan, Groza adalah senjata yang paling mematikan. Senjata yang hanya bisa didapat dari air-drop ini banyak dipilih oleh para gamer seperti Bang Alex, Levinho, dan Sevou sebagai senjata utama.

Groza memiliki daya hancur terbesar dalam kategori AR. Selain itu, Groza juga memiliki firing rate tertinggi kedua, hanya kalah dari M16A4 yang berjenis senjata burst-fire. Groza efektif digunakan dalam late-game, karena daya hancurnya dapat lebih cepat menghancurkan armor level 3 yang jamak ditemui pada late-game.

Baca juga: 5 Rekomendasi Game PC yang Wajib Dimainkan, PUBG Hingga GTA V

Sniper Riffle

AWM atau Magnum Sniper adalah rajanya Sniper Riffle. Dengan senjata ini, helm level 3 dapat tembus hanya dalam sekali tembak. Bukan hanya itu, firing speed AWM adalah yang tertinggi dibanding senjata manapun.

Tidak seperti M24 atau Kar98K yang menggunakan peluru coklat 7.62mm, senjata ini menggunakan peluru khusus. AWM yang ditemukan dalam air-drop dibekali dengan peluru jenis 300 magnum.

Namun, AWM hanya dapat ditemukan dalam air-drop, pun tidak selalu ada. Selain itu, peluru yang disediakan juga terbatas, hanya 40 butir saja. Akan tetapi, bila sudah mendapatkan AWM, pemain hanya perlu bersembunyi dan membidik saja.

Alternatif sniper kedua adalah M24. Senjata paling mematikan nomor 2 ini tersedia di peta, namun cukup sulit ditemukan. Senjata ini tidak tersebar merata, dan sering ditemui di lokasi tertentu, seperti Georgopool di map Erangel, atau Docks di map Sanhok.

Baca juga: PUBG Lite vs PUBG Mobile: 7 Perbedaan Game Battle Royale Tancent

Designated Marksman Riffle (DMR)

DMR merupakan kategori senjata yang dikhususkan bagi infanteri yang dilatih kemampuan khusus menembak jarak

jauh. Di PUBG Mobile, senjata yang termasuk kategori ini adalah Mini14, SKS, SLR, MK-14, dan VSS. Senjata ini merupakan Riffle yang didesain ulang untuk menambah jarak tembak, namun tidak sejauh jarak tembak senjata Sniper Riffle.

Namun lagi-lagi, senjata yang didapat dari air-drop masih yang terbaik dibanding lainnya. MK-14 merajai kategori ini, dan hanya dapat ditemukan pada air-drop. MK-14 merupakan senjata DMR dengan firing rate tertinggi dan jarak tembak terjauh. Meski demikian, senjata ini memiliki recoil yang parah.

Untuk DMR yang biasa ditemukan di map, Mini 14 adalah yang paling bisa diandalkan. Senjata jarak menengah ini tidak perlu tambahan Cheek Pad untuk tetap stabil. Meskipun daya hancurnya paling rendah, namun kapasitas magasinnya yang besar menjadi nilai lebih.

Light Machine Gun (LMG)

Senjata kategori LMG umumnya memiliki magasin yang lebih besar dibanding kategori lain. Senjata kategori ini

didesain untuk melakukan penyerbuan, yang bisa dilakukan dari jarak dekat hingga menengah. Senjata ini cocok untuk menghabisi beberapa musuh sekaligus.

Di PUBG Mobile, ada dua senjata yang masuk kategori LMG, yaitu DP-18 dan M249. Keduanya sama-sama memiliki stand di bagian laras sebagai pembuat stabil saat prone.

Dari sisi daya hancur, DP-18 memang lebih tinggi. Namun, kapasitas magasin M249 jauh lebih besar daripada DP-18, yaitu 100 banding 47. Firing rate M249 juga lebih tinggi dibanding M249, yang membuatnya lebih unggul.

Baca Juga: