Perbedaan Nabi dan Rasul dan Sifat Wajibnya

Berikut ini adalah kewajiban, tidak mungkin, dan sifat rasul Allah, yang harus diketahui oleh kita, dibahas di sini.

Ada enam rukun iman untuk agama-agama Islam yang harus Anda percayai sepenuhnya untuk menjadi kenyataan. Salah satunya adalah imam dari Rasul Allah yang mewakili pilar iman keempat.

Rasul Allah adalah hamba pilihan yang diberi mandat oleh Allah untuk mengundang umat manusia kembali ke jalan yang benar.

perbedaan nabi dan rasul

Perbedaan Antara Nabi dan Rasul

Berikut ini, yang membedakan seorang nabi dan seorang nabi, adalah:

Nabi adalah hamba Allah yang berjenis kelamin laki-laki yang menerima wahyu dari Allah SWT tetapi tidak didorong dan tidak diwajibkan untuk menyerahkannya kepada orang-orang.

Sementara rasul adalah jenis kelamin laki-laki yang diberi wahyu, ia berkewajiban untuk meneruskan wahyu kepada umatnya untuk kembali ke jalan Allah dan menyembah Allah.

Ya, itu adalah perbedaan kecil antara seorang nabi dan nabi, yang keduanya hanya menerima wahyu, bahwa ada orang-orang yang diperintahkan untuk menyerahkan mereka kepada manusia, dan mereka yang tidak.

Nabi adalah utusan Allah untuk membimbing dunia dan membuat orang tahu bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan. Karena itu, seorang nabi diutus untuk memperingatkan orang-orang agar mereka kembali kepada Allah dan untuk menyembah Allah.

Jangan menyembah selain Allah dan memuja yang lain selain Allah, yaitu, patung, matahari, bintang, bulan, dan pohon-pohon besar yang dikirim oleh seorang nabi untuk kembali ke jalan yang lurus.

Seorang nabi berperilaku seperti orang biasa yang harus makan, minum, tidur, dan sebagainya. Tetapi seorang nabi diberikan hak istimewa yang diberikan Allah kepada sifat terpuji.

Sifat terpuji untuk seorang nabi adalah sifat yang dimiliki oleh seseorang yang menyandang gelar seorang nabi, sebagai contoh dari umatnya.

Sifat Wajib Rasul

Para nabi diberikan hak istimewa dalam bentuk empat kualitas yang selalu dipertahankan dalam pelaksanaan dakwahnya, termasuk yang berikut:

1. Shidiq

Shidiq berarti bahwa ini benar, benar dalam semua kata, perasaan, dan perbuatan, sehingga seorang rasul tidak dapat berbohong dan melakukan apa yang tidak benar dalam kata-kata, perasaan, dan tindakan.

2. Amanah

Amanah dalam bahasa Arab memiliki arti yang dapat dipercaya. Karena itu, mustahil bagi seorang nabi untuk menyampaikan wahyu dan perintah Allah kepada umat manusia.

3. Tabligh

Tabligh berarti memediasi sehingga seorang nabi pasti akan memberikan apa yang telah diperintahkan Allah kepada umatnya, dan mustahil bagi seorang nabi untuk melanggar perintah dan ajaran Allah yang diwahyukan kepadanya.

4. Fathanah

Fathonah memiliki arti menjadi cerdas atau pintar, sehingga mustahil bagi nabi yang bodoh untuk memiliki nabi yang cerdas dan bijak karena Allah memberikan kecerdasan kepada orang-orang dengan berbagai jenis pikiran, sehingga jelas merupakan nabi yang bijaksana.

Ini adalah sifat wajib bagi Nabi, yang selalu terjaga untuk memberikan perintah-perintah Allah kepada umat-Nya.

Sumber diambil dari : https://waheedbaly.com/

Baca Juga :