Melatih Anak Mengikat Tali Sepatu

Melatih Anak Mengikat Tali Sepatu

Memang mengajarkan anak guna belajar tali temali ini tidak dapat dibilang gampang atau susah. Hanya perlu kesabaran ekstra supaya Anda dapat telaten menemani anak berlatih. Berikut tips dan trik yang dapat Anda lakukan saat mengajar anak mengikat tali sepatu.

Kenali tanda ia siap berlatih

Anak dirasakan siap berlatih menalikan sendiri sepatunya andai ia sudah dapat bersikap proaktif dalam urusan penampilan. Artinya, ia suka memilih sendiri pakaian yang ia suka dan sepatu favoritnya. Kesadaran ini tentu menciptakan anak pun lebih perhatian pada hal-hal kecil laksana menalikan sepatu. Ia pun dapat menilai sendiri, sepatu mana yang terlihat lebih canggih baginya: sepatu bertali atau sepatu dengan velcro.

Asah kemampuan motorik halus

Sama seperti keterampilan pramenulis, stimulasi kemampuan motorik halus pada umur 0 – 3 tahun sangat menolong anak mengajar kedua tangan. Untuk menggunakan sepatu bertali, anak butuh koordinasi mata dan tangan yang baik, serta kelihaian jari jemari ketika menekuk dan mengikat tali.

Beda sisi kanan dan kiri

Awali pelajaran ini dengan meyakinkan anak tahu mana sisi kanan dan sisi kiri. Anda dapat membantunya lewat pemberian tanda pada sepatu, contohnya huruf X pada di antara sol sepatunya. Mengetahui mana kanan dan kiri lebih mempermudah anak ketika mengenakan sepatu bertali.

Simulasi lebih dulu

Gunakan template sepatu bertali yang dapat Anda gambar di suatu karton tebal. Lubangi gambar sepatu guna memasukkan tali. Pilih tali yang agak pipih supaya lebih gampang digenggam anak. Pastikan panjang tali sepatu cukup, tidak boleh terlalu pendek. Dengan teknik ini, Anda dapat melatih anak di mana saja dan kapan saja.

Metode telinga kelinci

Ajarkan anak sejumlah langkah simpel untuk menalikan sepatunya. Anda dapat menggunakan sekian banyak cara yang familier, laksana metode telinga kelinci.

Praktikkan teknik ini berdampingan dengan anak tahapan demi langkah. Pengulangan berkali-kali paling perlu supaya anak dapat menguasai dengan baik. Lalu biarkan anak mencobanya sendiri hingga ia dapat menyelesaikan masing-masing tahapan dengan baik.

Sumber : http://advisor.wmtransfer.com/SiteDetails.aspx?url=www.pelajaran.co.id/