Manfaat dan Tujuan Material Requirement Planning (MRP)

Manfaat dan Tujuan Material Requirement Planning (MRP)Manfaat dan Tujuan Material Requirement Planning (MRP)

MRP pada dasarnya bertujuan untuk merancang suatu sistem yang mampu menghasilkan informasi untuk mendukung tindakan yang tepat baik berupa pembatalan pesanan, pesan ulang, atau penjadwalan ulang. Tindakan ini sekaligus merupakan suatu pegangan untuk melakukan pembelian bahan baku atau produksi.

Menurut Herjanto (2007:276) dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Operasi”, mengemukakan beberapa tujuan dari MRP, diantaranya:

Meminimalkan persediaan, MRP menentukan berapa banyak dan kapan suatu komponen diperlukan disesuaikan dengan jadwal induk produksi (Master Production Schedule). Dengan menggunakan metode ini, pengadaan (pembelian) atas komponen-komponen yang diperlukan untuk suatu rencana dapat dilakukan sebatas yang diperlukan saja sehingga dapat meminimalkan biaya persediaan.
Mengurangi resiko karena keterlambatan produksi atau pengiriman. MRP mengidentifikasi banyaknya bahan dan komponen yang diperlukan baik dari segi jumlah dan waktunya dengan memperhatikan waktu tenggan produksi maupun pengadaan komponen, sehingga dapat memperkecil resiko tidak tersedianya bahan yang akan diproses yang dapat mengakibatkan terganggunya rencana produksi.
Dengan MRP, jadwal produksi diharpkan dapat dipenuhi sesuai dengan rencana, sehingga komitmen terhadap pengiriman barang dapat dilakukan secara realistis. Hal ini mendorong meningkatnya kepuasan dan kepercayaan konsumen.
Meningkatkan efisien, MRP juga mendorong peningkatan efisien karena jumlah persediaan, waktu produksi, dan waktu pengiriman barang dapat direncanakan lebih baik sesuai dengan jadwal induk produksi.

Manfaat Material Requirement Planning (MRP
Manfaat dari MRP Menurut Render dan Heizer (2010), adalah:
Peningkatan pelayanan dan kepuasan konsumen.
Peningkatan pemanfaatan fasilitas dan tenaga kerja.
Perencanaan dan penjadwalan persediaan yang lebih baik
Tanggapan yang lebih cepat terhadap perubahan dan pergeseran pasar.
Tingkat persediaan menurun tanpa mengurangi pelayanan kepada konsumen.

Keunggulan Material Requirement Planning (MRP)
Menurut Yolanda Siagian (2007:194) MRP memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:
Respon yang lebih baik pada permintaan konsumen, sebagai hasil dari perbaikan pada penjadwalan.
Respon yang lebih cepat terhadap perubahan pasar.
Meningkatkan penggunaan fasilitas dan tenaga kerja.
Mengurangi tingkat persediaan.

Kelemahan Material Requirement Planning (MRP)

Kelemahan MRP terjadi karena kurang nya integritas data, yang dimaksud dengan integritas data adalah terdapat kesalahan dalam memasukan data persediaan pada Bill of Material dan Master Production Schedule yang mengakibatkan hasil data yang salah. Problem utama lainnya adalah MRP membutuhkan data spesifik berapa lama perusahaan menggunakan berbagai komponen dalam memproduksi produk tertentu (asumsi semua variable).

 

Sumber: https://whypoll.org/bos-expedia-pimpin-uber/