Makna Referensial dan Nonreferensial

Makna Referensial dan Nonreferensial

Referen menurut Palmer ( dalam Mansoer Pateda, 2001: 125) adalah hubungan antara unsur-unsur linguistik berupa kata-kata, kalimat-kalimat dan dunia pengalaman nonlinguistik. Referen atau acuan dapat diartikan berupa benda, peristiwa, proses atau kenyataan. Referen adalah sesuatu yangditunjuk oleh suatu lambang. Makna referensial mengisyaratkan tentang makna yamg langsung menunjuk pada sesuatu, baik benda, gejala, kenyataan, peristiwa maupun proses.

Makna referensial menurut uraian di atas dapat diartikan sebagai makna yang langsung berhubungan dengan acuan yang ditunjuk oleh kata atau ujaran. Dapat juga dikatakan bahwa makna referensial merupakan makna unsur bahasa yanga dekat hubungannya dengan dunia luar bahasa, baik berupa objek konkret atau gagasan yang dapat dijelaskan melalui analisis komponen. Contoh : kuda, merah dan gambar adalah kata referensial karena ada acuannya dalm dunia nyata.

Seadngkan nonreerensial acuanya tidak menetap pada satu maujud. Dan kata- kata yang termasuk dalam makna nonreferensial disebut kata-kata deiktik. Yang termasuk kata-kata deiktik adalah kata-kata pronomina, seperti dia, saya, dan kamu ; kata-kata yang menyatakan ruang, seperti di sini, disana, dan di situ; kata-kata yang menyatakan waktu, seperti sekarang, besok, dan nanti; dan kata-kata penunjuk, seperti ini dan itu.

2.2.3 Makna Denotatif dan Konotatif

Makna denotatif (referensial) ialah makna yang menunjukkan langsung pada acuan atau makna dasarnya. Contoh:

merah : warna seperti warna darah.

ular : binatang menjalar, tidak berkaki, kulitnya bersisik.

sumber :

https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/shrek-sugar-fever-apk/