Macam-macam Kebutuhan dan Alat Pemenuhannya

Macam-macam Kebutuhan dan Alat Pemenuhannya

Pada dasarnya setiap manusia memiliki keperluan yang tidak terbatas dan beragam. Setuju nggak, Squad? Misalnya, keperluan kamu adalah makan, minum, sekolah, dan pakaian. Tetapi, makin lama keperluan selanjutnya dipenuhi satu per satu, kamu pasti tetap mulai belum puas. Nantinya, kamu bakal butuh hal-hal lain layaknya handphone, motor, dan tetap banyak lagi. Nah, karena saking bermacam-macamnya, lebih baik kita jabarkan dengan yuk apa saja jenis-jenis keperluan dan alat pemenuhannya.

1. Kebutuhan menurut intensitas

Kebutuhan primer adalah keperluan utama untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Menurut International Labour Organization (ILO), keperluan primer tentang erat dengan keperluan pokok layaknya pangan dan gizi (makan dan minum).
Kebutuhan sekunder yaitu keperluan yang baru boleh terpenuhi sehabis keperluan primer. Contohnya disaat orang tuamu membeli alat masak, almari, sepatu, dan lainnya.
Kebutuhan tersier disebut termasuk dengan keperluan mewah dan tertuju untuk orang-orang yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan atau mobil.
2. Kebutuhan menurut waktu

Kebutuhan sekarang merupakan keperluan yang tidak bisa ditunda ulang pemenuhannya. Misal, saat kamu sakit harus butuh obat atau disaat temanmu dahaga harus langsung diberi minum.
Kebutuhan bakal datang adalah keperluan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan hidup seseorang. Contohnya: tabungan.
Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi disaat berlangsung suatu hal yang sifatnya tiba-tiba. Misalkan, anak tetangga sebelah mengalami kecelakaan bersepeda, maka ia harus langsung dibawa ke rumah sakit.
Kebutuhan selama saat adalah suatu hal yang tidak berbatas di dalam pemenuhannya, umpama mudahnya belajar. Kamu harus menuntut pengetahuan selama waktu

3. Kebutuhan menurut sifat

Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia, layaknya berolahraga.
Kebutuhan rohani tidak kelihatan secara nyata karena keperluan ini dirasakan secara batiniah yang bakal membawa dampak perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya. Contohnya adalah kasih sayang berasal dari orang tua atau menggerakkan ibadah.
4. Kebutuhan menurut subjek

Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi, sekiranya seorang pelajar butuh seragam, buku, dan alat tulis.
Kebutuhan sosial adalah yang bisa berguna untuk kelompok/orang banyak. Tujuannya supaya bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Nah, contohnya layaknya rumah ibadah atau rumah sakit.

Setelah kita sama-sama memahami macam-macam kebutuhan, maka kini kamu harus memahami bahwa semua kebutuhanmu itu bisa dibagi menjadi dua style pemenuhan. Pertama, lewat barang yang berwujud dan bisa diamati atau dirasakan. Kedua, lewat jasa yang wujudnya tidak bisa diamati tapi manfaatnya terasa. Kamu bisa memberi umpama barang dan jasa? Yup, barang itu layaknya motor, makanan, atau seragam. Sementara, jasa contohnya adalah dokter, guru, atau supir angkutan umum. Sudah jelas, ya? Sekarang, kita bahas lebih rinci ulang ya tentang macam-macam benda pemenuhan kebutuhan.

1. Benda menurut cara mendapatkannya

Benda ekonomi yang jumlahnya lebih sedikit berasal dari keperluan manusia, dan untuk memperolehnya dibutuhkan pengorbanan. Misalnya, Ibu Shabrina membeli 10 kg beras di Toko Koh Atong dan harus membayar Rp105.000. Maka, uang yang dikeluarkan oleh Ibu Shabrina dianggap sebagai bentuk pengorbanan untuk memperoleh beras.
Benda bebas atau disebut termasuk benda non ekonomi yang jumlahnya melimpah, supaya untuk mendapatkannya tidak harus pengorbanan/tanpa biaya. Misalnya, sinar matahari atau udara.
Benda illith jumlahnya terlampau melimpah hingga cenderung bisa merugikan manusia. Contohnya, gunakan tampungan air hujan untuk mencuci motor, terkecuali tidak maka parit di depan rumahmu bakal mengalami banjir.
2. Benda menurut tujuan kegunaannya

Benda mengkonsumsi adalah benda siap gunakan tanpa harus lewat sistem olah terlebih dahulu. Misalnya sepatu, pakaian, atau tas.
Benda produksi yang digunakan untuk membuahkan benda yang lain, contohnya mesin dan alat baku.
3. Benda menurut sistem pembuatannya

Bahan mentah adalah bahan yang belum mengalami sistem pengolahan. Bahan mentah disebut termasuk bahan baku, contohnya adalah minyak bumi, tembakau, atau rotan.
Bahan 1/2 menjadi yaitu bahan yang udah diolah tapi belum menjadi product akhir. Contohnya, benang yang terkecuali diolah bakal menjadi kain.
Bahan siap gunakan merupakan barang siap mengkonsumsi layaknya selimut, sendok, atau piring.

4. Benda menurut hubungannya dengan benda lain

Benda komplementer yang bakal berguna terkecuali kedua benda dipakai secara seiring supaya membuahkan manfaat. Apabila hanya mengandalkan satu benda saja, maka tidak bakal bisa digunakan. Misalnya, motor dan bensin.
Benda substitusi yang fungsinya bisa menggantikan peran benda lain. Contohnya pemanfaatan komputer bisa menggantikan peran mesin tik.
5. Benda menurut faktor jaminannya

Benda bergerak bisa dipindahtempatkan serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit jangka pendek (1 tahun). Misalnya, radio atau televisi.
Benda tidak bergerak tidak bisa dipindahkan, tapi bisa dipakai sebagai jaminan kredit jangka panjang. Contohnya, lahan atau gedung perkantoran.

Baca Juga :