EFEK GABUNGAN

EFEK GABUNGAN

EFEK GABUNGAN

EFEK GABUNGAN

Cukup rumit menghitung efek gabungan dari berbagai GRK tersebut.

Efek dari masing-masing gas tersebut tidak hanya tergantung pada sifat-sifat rumah kacanya, tetapi juga pada masa hidupnya dalam atmosfir. ERK dari sejumlah tertentu metana, misalnya, yang ditambahkan pada atmosfir saat ini akan menurun dengan relatif cepat karena terurai oleh proses alami. Tetapi, jumlah CFC-N yang sama masih akan tetap aktif sampai awal abad ke-22. Dampak keseluruhan dari sebuah GRK, dengan mempertimbangkan efek radioaktif dan masa hidupnya, disebut sebagai potensi pemanasan globalnya.

 

Efek gabungan dari berbagai GRK yang sejauh ini ditambahkan pada atmosfir akibat

kegiatan manusia setara dengan 50% peningkatan konsentrasi CO2. Dari jumlah ini, sekitar setengah ditimbulkan oleh CO2sendiri, sisanya oleh GRK yang lain.

Di atas telah dijelaskan sumber-sumber GRK, ERK dan kemungkinan dampaknya yang sangat luas. Hal ini adalah masalah global, masalah seluruh umat manusia di planet bumi. Bagaimana menyikapinya? Setiap negara, setiap daerah dalam setiap negara, setiap kelompok, bahkan perorangan, harus mempunyai komitmen yang sama untuk menurunkan emisi GRK sampai ke tingkat yang sama dengan kondisi pra industri. Meskipun kondisi ini hampir mustahil bisa dicapai, tetapi tetap harus diupayakan.

 

Bagaimana caranya?

Sosalisasikan bahaya emisi GRK; tekan seminimal mungkin penggundulan hutan dan tanam tumbuh-tumbuhan sebanyak mungkin; kurangi penggunaan energi fosil dan pada saat yang bersamaan cari energi altenatif yang bersumber pada energi matahari, energi angin, energi air dan/atau energi nuklir (sumber-sumber energi ini sangat minim mengeluarkan emisi GRK); cari pengganti CFC yang masa hidupnya di atmosfir lebih pendek; kembangkan varietas padi dan ternak yang minim menghasilkan gas metana, dan lain-lain.

Baca Juga :