Diduga Aniaya Siswa, SPN Dirgantara Batam Ajak Damai

Diduga Aniaya Siswa, SPN Dirgantara Batam Ajak Damai

Diduga Aniaya Siswa, SPN Dirgantara Batam Ajak Damai

Diduga Aniaya Siswa, SPN Dirgantara Batam Ajak Damai

Perlakuan tidak mengenakkan yang dialami Ridho Setiawan (RD), salah satu siswa Sekolah

Penerbangan Nasional (SPN) Dirgantara Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan perhatian serius Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Kepala Disdik Provinsi Kepri Muhammad Dali mengatakan, kedua belah pihak sudah melakukan mediasi dan berdamai.

Dali menilai, apa yang terjadi di SPN Dirgantara tidaklah seperti informasi yang beredar.

“Memang ada terjadi perbuatan yang tidak mengenakkan yang dialami RD,

namun tidak sampai seperti yang digembar-gemborkan seperti penganiyaan dan penyekapan,” kata Dali di Batam, Kamis (13/9).

“Perlu klarifikasi apakah sesuai dengan konsep SOP yang tertuang dalam aturan sekolah dengan yang dilakukan. Kalau tidak sesuai maka kita minta pihak sekolah untuk merobah dan mengikuti itu (SOP),” ujar Dali.

RD memang sempat ditahan di sekolah namun bukan untuk diberikan sanksi atau hukuman.

Hanya saja RD akan dipulangkan apabila kedua orangtuanya menjemput dirinya.

“Memang ada pelanggaran disiplin, makanya pihak sekolah memanggil kedua orangtua RD agar pihak orangtua tahu apa yang dilakukan RD selama disekolah,” ujar Dali.

Kendati demikian, Dali tidak menyangkal telah terjadi pemborgolan dan hal itulah yang akan diperbaiki demi kemajuan pendidikan di Kepri.

“Kalau ada kesalahan tindak pidana, sah-sah saja dilakukan pemborgolan sekalipun itu anak sekolah. Namun, jika hanya masalah disiplin, cukup dilakukan pembinaan. Makanya ke depan kami akan lakukan perbaikan,” terangnya.

Sementara itu pihak SPN Dirgantara Batam menyatakan kedua pihak sepakat melakukan mediasi dan perdamaian.

“Kita sudah damai. Sudah ada perdamaian antara pihak sekolah dengan pihak Ridho Setiawan,” kata Kepala Humas SPN Dirgantara Batam, Wahyu Rizky Ananda, di Batam.

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/