Dampak APBN Terhadap Perekonomian

Dampak APBN Terhadap Perekonomian

Dampak APBN Terhadap Perekonomian

1. APBN menjadi pedoman dalam kegiatan pembangunan ekonomi.

Misalnya, apabila dalam APBN melakukan prioritas pembangunan yang ditujukan dalam bidang industri maka pemerintah akan mengusahakan lebih banyak melakukan pembangunan pada bidang industri.

2. APBN digunakan sebagai alat untuk memperbaiki perekonomian.

Jika suatu negara mengalami suatu gejala ekonomi yang negatif atau buruk, maka pemerintah dapat menggunakan APBN sebagai alat untuk melakukan perbaikan perekonomiannya. Misalnya, pada tahun 1982 terjadi penurunan harga BBM dunia, padahal waktu itu indonesia sangat menggantungkan penerimaan atau pendapatannya pada sektor migas, sehingga untuk memperbaiki perekonomiannya pada penyusunan APBN selanjutnya, maka pemerintah indonesia saat itu berusaha keras meningkatkan penerimaan dari sektor nonmigas, salah satunya meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak. Bagaimana cara meningkatkan penerimaan sektor pajak? Langkah yang dilakukan pemerintah saat itu untuk meningkatkan dari sektor pajak salah satunya dengan memperbaiki sistem pemungutannya. Sekarang penerimaan dari sektor pajak menjadi sumber pendapatan negara indonesia yang utama yang angkanya mencapai lebih dari 50% dari seluruh pendapatan negara.

3. APBN memengaruhi perubahan harga secara keseluruhan.

Apabila dalam penyusunan APBN pemerintah melakukan penurunan atau mengurangi atau bahkan menghilangkan subsidi BBM, hal ini akan mengakibatkan harga BBM menjadi naik. Kenaikan harga BBM tersebut akan diikuti dengan kenaikan harga barang dan harga jasa lainnya yang banyak dibutuhkan masyarakat.  Dengan demikian jelaslah bahwa APBN dapat memengaruhi perubahan harga secara keseluruhan.

4. APBN dapat mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan.

Misalnya saja, pemerintah malakukan kenaikan taraif pajak ekspor dengan maksud agar pendapatan pemerintah meningkatkan, Bagaimana sikap para eksportir, jika pemerintah melakukan kenaikan tarif pajak ekspor? Tentu saja kenaikan tarif pajak ekspor akan mengakibatkan para eksportir menurunkan produktifitasnya, Akibatnya, jumlah ekspor mengalami penurunan. Sebaliknya, jika pemerintah menurunkan tarif pajak ekspor, maka para eksportir cenderung melakukan peningkatan ekspornya.

5. APBN mempengaruhi tingkat pemerataan distribusi pendapatan.

Distribusi pendapatan yang tidak rata dan tidak adil dapat memicu timbulnya kecemburuan sosial. Kecemburuan sosial yang tinggi dapat menimbulkan kerusuhan dalam masyarakat seperti perusakan maupun pembakaran dan bentuk kerusuhan lainnya. Selanjutnya kerusuhan yang diakibatkan kecemburuan sosial tersebut dapat memengaruhi kinerja perekonomian nasional. Sehingga pemerintah dalam hal ini, dapat menggunakan APBN sebagai alat untuk memengaruhi tingkat pemerataan distribusi pendapatan dalam masyarakat,  diantaranya dengan cara melakukan kebijakan subsidi, baik subsidi untuk BBM maupun subsidi non-BBM selain kebijakan subsidi pemerintah juga dapat menggunakan kebijakan pajak untuk mempengaruhi tingkat pemerataan distribusi pendapatan.