Chocodot Lahir Secara Tidak Sengaja

Chocodot Lahir Secara Tidak Sengaja

Chocodot Lahir Secara Tidak Sengaja

Chocodot Lahir Secara Tidak Sengaja

BANDUNG-“Chocodot itu penggalan dari kata Chocolate

with Dodol Garut. Lahirnya produk tersebut secara tidak sengaja. Sebenarnya yang terpenting dalam menjalankan usaha itu adalah lebih kepada keyakinan atau kemauan kita dalam membuat sebuah produk sehingga bisa diterima oleh pasar,” kata Pemilik Tama Cokelat Garut, Kiki Gumelar, usai berbagi kiat sukses kepada para wirausahawan peserta Pelatihan dan Pembentukan Wira Usaha Baru (WUB) Tahun 2016 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat di Hotel Naripan, Jalan Naripan, Kota Bandung, Rabu (27/4).

Kiki menjelaskan, suatu hari secara tidak sengaja dia

menjatuhkan dodol ke dalam adonan cokelat. Maka saat itulah muncul ideu menjadikan dodol sebagai isi cokelat. Setelah dicoba ternyata menghasilkan rasa yang enak dan nikmat. Perpaduan tekstur dodol yang kenyal dengan rasa manis cokelat terasa begitu pas menyentuh lidah.

Lewat ideu penggabungan makanan khas tradisional Dodol Garut dengan citara cokelat internasional itulah, katanya, lahirlah Chocodot, penggalan dari kata Chocolate with Dodol Garut, cokelat dengan isi dodol pada bulan Juli 2009 dan mulai diluncurkan secara resmi pada tanggal 9 Agustus 2009 oleh Wakil Bupati Garut saat itu, Dicky Chandra.

“Menikmati dodol Garut sudah biasa, tapi menikmati dodol

dalam balutan cokelat menjadi hal yang tidak biasa. Generasi muda sekarang jarang sekali menikmati dodol dan lewat Chocodot diharapkan bisa memperkenalkan dodol kepada generasi muda, dodol dinikmati secara berbeda dengan balutan cokelat,” katanya.

Kiki Gumelar menjelaskan, dalam menjalankan usaha Chocodotnya itu, pihaknya terus melakukan inovasi-inovasi sehingga melahirkan produk chocodot dengan berbagai varian rasa yang sangat beragam dan banyak digemari konsumen dari berbagai kalangan. (enal)

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1783719