BPK Akui Pengelolaan Dana BOS di Maluku Utara Masih Buruk

BPK Akui Pengelolaan Dana BOS di Maluku Utara Masih Buruk

BPK Akui Pengelolaan Dana BOS di Maluku Utara Masih Buruk

BPK Akui Pengelolaan Dana BOS di Maluku Utara Masih Buruk

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Maluku Utara masih

tergolong buruk. Hal itu bisa dilihat dari temuan yang dilakukan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) setiap tahunnya.
“Saya sejak awal sudah saya katakan, kayak dana bos misalnya, itu harus segera diperbaiki tata kelolanya. Karena setiap tahun ada temuan terus,” kata Kepala BPK Perwakilan Maluku Utara, M. Ali Asyhar usai acara “Ngopi Bareng Media” di Auditorium BPK Malut, Senin (13/1).

Ia bilang, permasalahan yang kerap ditemui terkait dana bos di Maluku Utara cukup fatal

di antaranya ketidaktahuan stakeholder tentang jumlah kas di akhir tahun.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan pihaknya juga menemukan masalah yang sama pada aspek belanja modal dana bos.
“Belum lagi masalah aset penyerahan dari pemerintah kabupaten dan kota ke SMA/SMK yang belum tuntas,” keluhnya.

Menurut dia, ini dikarenakan dua pihak terkait

, yakni Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara serta pemerintah kabupaten dan kota saling melempar tanggung jawab.
ADVERTISEMENT
“Dinas pendidikan merasa itu tanggung jawab kabupaten dan kota, sementara pemerintah kabupaten merasa itu sudah diserahkan. Jadi saling lempar,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/