Bertempat di Unair, Kemenristekdikti Gelar Lomba Debat Nasional 2019

Bertempat di Unair, Kemenristekdikti Gelar Lomba Debat Nasional 2019

Bertempat di Unair, Kemenristekdikti Gelar Lomba Debat Nasional 2019

Bertempat di Unair, Kemenristekdikti Gelar Lomba Debat Nasional 2019

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali

mengadakan lomba debat bertaraf nasional, Selasa (16/7/2019). Lomba yang bertempat di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu diadakan pada 14-19 Juli 2019.

Lomba tersebut dibagi menjadi 2 kategori. Pertama, yakni National University Debate Championship (NUDC), atau lomba debat Bahasa Inggris. Kedua, Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), lomba debat Bahasa Indonesia. Sebelumnya, Kemenristekdikti memang hanya menggelar NUDC, namun dalam 3 tahun terakhir KDMI ikut bergabung dalam gebyar tersebut.

Acara itu merupakan agenda tahunan Kemenristekdikti sejak2008, dan tahun ini Unair menjadi tuan rumah perhelatan akbar tersebut. Lomba difokuskan pada dua fakultas, yakni Fakultas Farmasi untuk lomba NUDC, serta Fakultas Perikanan dan Kelautan untuk lomba KDMI.

Walhasil, sebanyak 448 peserta mengikuti lomba tersebut. Mereka terdiri dari 336 peserta NUDC

dan 112 peserta KDMI. Jumlah ini merupakan hasil seleksi yang sebelumnya diadakan di tingkat perguruan tinggi dan tingkat wilayah. Keduanya dalam pengawasan LL Dikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga:

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, POGI Berikan PAKI Award
Unair Siap Jadi Tuan Rumah Pimnas ke-33
AUP Mengambil Peluang Sebagai Pelopor Penerbit Buku Sastra.
Rintis Airlangga Network, Alumni Unair di Jakarta Berbagi Inspirasi dengan Guru Besar Termuda se-Indonesia

“Setiap LL Dikti akan melakukan seleksi lebih dulu, yang dikirim disini itu ada 8 universitas. Yakni mewakili tiap LL Dikti untuk lomba NUDC, kalau yang KDMI 2 tiap LL Dikti. Jadi di Kemenristekdikti ada 1 sampai 14 LL Dikti, semua akan mengirimkan pesertanya guna tanding di sini,” jelas Pulung Siswantara, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara.

Apa tujuan lomba tersebut? Pulung menjelaskan, tujuan diadakannya lomba ini sebagai ajang mahasiswa

untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam berpikir kritis. Juga mengembangkan jejaring perguruan tinggi serta memupuk rasa persatuan terhadap kebhinekaan bangsa dan budaya. Total ada 105 perguruan tinggi dan 59 juri yang berpartisipasi menyukseskan acara tersebut. Sementara, lomba dibagi menjadi 2 kategori yakni Main Draw dan Novice.

Pemenang lomba nantinya akan mewakili Indonesia di ajang debat internasional di Bangkok, Thailand. Pihaknya berharap acara dapat berjalan dengan lancar. “Jadi ada 2 kategori debat, Novice dan Main Draw. Bisa dibilang Novice itu tingkat di bawah Main Draw. Nah, dari peserta ini tadi kita akan mengambil 1 juara di kategori Main Draw (liga utama) NUDC yang nantinya akan diikutkan ke World Universities Debating Championship (WUDC), jadi mewakili Indonesia di tingkat Internasional,” tutupnya

 

Baca Juga :