Bahaya keamanan siber APT mengintai di 2020

Bahaya keamanan siber APT mengintai di 2020

Bahaya keamanan siber APT mengintai di 2020

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melihat bahaya serangan Advanced Persistent Threats (APT) masih mengintai secara diam-diam pada tahun ini untuk mendapatkan informasi rahasia.

“APT ini cukup sulit diketahui antivirus tradisional,” kata Territory Channel Manager Kaspersky Asia Tenggara-Indonesia, Dony Koesmandarin, kepada media di Jakarta, Rabu.

Advanced Persistent Threats (APT) merupakan serangan siber yang kompleks, memakai banyak komponen yang berbeda untuk menyerang perangkat. Serangan APT berbeda dengan malware biasa.

Ketika malware masuk perangkat, ia akan langsung menyerang

dan mengakibatkan perubahan pada perangkat, misalnya data hilang atau performa perangkat turun. APT tidak langsung bekerja ketika menginfeksi perangkat, ia akan diam saja di dalam perangkat bahkan hingga bertahun-tahun.

Baca juga: Hati-hati malware berkedok film nominasi Oscar

Baca juga: Malware mengintai di balik informasi soal virus corona

Meski pun tidak langsung menyerang, APT akan mempelajari kebiasaan pengguna perangkat dan secara berkala mengirimkan data kepada peretas. Pengguna perangkat maupun antivirus tradisional belum tentu mendeteksi keberadaan APT karena infeksi tersebut tidak melakukan apapun ketika masuk ke perangkat

Berdasarkan informasi-informasi yang diperoleh tersebut, peretas

bisa membuat serangan unik dan spesifik untuk pengguna tersebut.

Bentuk serangan APT beragam, antara lain dengan phishing, memasukkan spyware atau melalui alat untuk penyembunyian (root/boot kit).

Meski pun lebih berbahaya dari malware, peretas justru menggunakan cara-cara

yang sederhana untuk menginjeksi serangan, misalnya dengan social engineering, upaya memanfaatkan kelemahan pengguna untuk mendapatkan informasi.

 

sumber :

https://pendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/